Kehidupan modern cenderung menampilkan hidup glamour atau mewah. Gaya hidup orang modern dan kaya dijadikan panutan dalam hidup ini. Bagi kita, yang masih belum lepas dari krisis, amat berat untuk mencapai taraf hidup tersebut. Dalam masa sulit ini, melakukan tirakatan amat diperlukan. Menurut buku " Kamus Bahasa Indonesia Praktis Populer dan Kosa Kata Baru " karangan Drs. Sulkan Yasin dan Drs. Sunarto Hapsoyo, yang dimaksud tirakatan yaitu melakukan puasa, menahan hawa nafsu, hidup prihatin.
Dalam melakukan tirakatan, seseorang bisa kuat menghadapi cobaan hidup. Mengapa? Karena ia terlatih hidup dalam keadaan pas-pasan. Tiap hari, ia biasa mengurangi makan dan minum yang berlebihan. Ketika berpuasa, ia tidak makan dan minum dari pagi hingga menjelang magrib. Kadang ia hanya minum air matang saja. Selanjutnya, ia mampu mengendalikan hawa nafsu sebaik-baiknya.
Suatu saat, ia suka manjauhi keramaian. Ia sering melakukan tafakur atau semedi. Selain itu, ia mau menerima keadaan apa adanya. Dengan demikian, pikiran tidak macam-macam. Ia menyadari bahwa keadaan sulit tersebut hanya merupakan proses untuk mencapai hidup yang lebih baik. Ini harus disyukuri sebagai nikmat dari Sang Maha Pengatur alam seisinya. Sekarang, orang harus hidup prihatin biar tabah menghadapi masa sulit tersebut.
Sering melakukan tirakatan, bisa membuat orang menjadi pinunjul atau linuwih. Dalam keadaan tirakatan. orang terlatih atau digembleng oleh berbagai kesulitan. Terbukti ia mau menempuh kesulitan sebab ia mempunyai gegayutan yang hendak diraih.
Selain itu, ia mempunyai maksud biar kuat lahir batin serta menjadi terlatih menghadapi kesulitan. Juga, ia sering menyendiri dan suka mengamati situasi. Setelah itu, ia biasanya mempunyai keistimewaan misalnya pikiran dan hati menjadi lebih terbuka. Dengan sering melakukan hidup prihatin, orang bisa mempunyai kelebihan bila dibandingkan dengan orang biasa.
Memang dengan hidup selalu tirakatan, seseorang bisa kuat menghadapi berbagai cobaan, bisa intropeksi diri, bisa konsentrasi dalam berusaha mencapaicita-cita, bisa sukses tercapainya yang diharapkan, bisa mempunyai kelebihan, bisa mendapat petunjuk dan lebih dekat dengan Sang Pencipta. Itu semua sangat didambakan oleh setiap orang. Apalagi, sekarang maupun masa depan banyak kesulitan yang siap menghadangnya.
TIRAKATAN
PERJUANGAN TIADA HENTI
Sepeuluh Nopember Tahun 1945 adalah Hari Pahlawan. Saat itu telah terjadi pertempuran hebat antara pasukan sekutu melawan pasukan pejuang bangsa Indonesia. Korban berjatuhan antara kedua belah pihak. Korban paling banyak di pihak bangsa Ibdonesia karena sebelum pasukan sekutu mendarat di pelabuhan Tanjung Perak, kota Surabaya telah dibombardir lebih dahulu oleh pasukan sekutu baik melalui darat, laut maupun udara.
Memang bangsa Indomesia sejak jaman kerajaan dahulu sampai menjelang kemerdekaan selalu dipenuhi dengan perjuangan membela tanah tumpah darah baik melawan musuh dalam negeri maupun bangsa asing.
Akan tetapi, generasi yang hidup setelah jaman kemerdekaan sampai saat ini, juga dipenuhi dengan perjuangan membela tanah air melawan musuh dalam negeri seperti menghadapi pemberontakan Kartosuwiryo, Kahar Muzakar, Premesta, kudeta (perebutan kekuasaan yang syah) oleh PKI baik tahun 1948 maupun tahun 1965, GAM (Gerakan Aceh Merdeka), Gerakan Pengacau Keamanan OPM (Organisasi Papua Merdeka) maupun musuh luar negeri seperti timbulnya masalah ketegangan perbatasan dengan negeri Jiran atau Malaysia.
Di bidang ekonomi, bangsa Indenesia juga penuh dengan perjuangan untuk mengatasi kesulitan ekonomi kehidupan rakyat. Mulai sejak merdeka sampai jatuhnya pemerintahan orde lama, kehidupan rakyat sulit. Orang di daerah pelosok pedesaan banyak makan nasi gaplek, jagung dan sebagainya. Memang saat itu, anggaran belanja negara banyak digunakan membeli senjata untuk menumpas pemberontakan musuh dalam negeri, merebut pulau Irian Barat yang terkenal dengan TRIKORA, merebut pulau Kalimantan Utara yang terkenal dengan DWIKORA. Irian Barat berhasil direbut dengan kembalinya ke pangkuan ibu pertiwi sedang Kalimantan Utara tidak berhasil karena pemerintahan orde lama tumbang setelah terjadi kudeta (perebutan kekuasaan) yang dilakukan oleh PKI pada tgl. 30 September Th. 1965.
Setelah pemerintahan orde lama tumbang kemudian diganti oleh pemerintahan orde baru di bawah pimpinan Presiden Suharto. Perjuangan untuk memperbaiki ekonomi kehidupan rakyat terus dilanjutkan. Awalnya berjalan mulus dan menunjukkan perubahan ke arah perbaikan kehidupan rakyat. Akan tetapi, semakin lama menunjukkan perubahan sebaliknya. Harga kebutuhan hidup setiap saat naik. Hampir tiap tahun harga BBM terjadi kenaikan. Kalau harga sudah naik, semua harga kebutuhan hidup tiap hari ikut menyesuaikan. Kalau tidak, ia akan rugi. Yang hidup enak cuma kaum biokrasi dan kaum konglomerat.
Pengangguran tiap tahun makin membengkak karena setiap lulusan perguruan tinggi maupun sekolah belum tentu mendapat pekerejaan. Ini makin lama bisa menimbulkan masalah sosial yang serius. Orang yang menganggur karena sulit mendapatkan pekerjaan yang cocok bagi mereka. Sedang kebutuhan hidup tidak bisa dicegah, bisa menimbulkan gagasan buruk seperti merampok, menodong, membunuh dan sebagainya bagi yang pendek nalarnya.
Keadaan tersebut berlangsung sampai bertahun-tahun. Tidak hanya di bidang ekonomi saja, tetapi di bidang lainnya seperti politik, sosial, hukum dan sebagainya terjadi kemerosotan dan penyimpangan besar-besaran sehingga terjadi krisis kepercayaan multi dimensi atau segala dimensi. Karena tidak kuat dengan keadaan krisis tersebut, rakyat bersama mahasiswa turun ke jalan berdemontrasi menuntut perbaikan keadaan kepada pemerintah. Mulanya yang berdemo hanya mahasiswa saja. Akan tetap, semakin hari rakyat juga ikut berdemo turun ke jalan.
Setelah terjadi penembakan kepada empat orang mahasiswa Trisakti sehingga tewas di jembatan penyeberangan ats di depan kampus mereka, demontrasi menjalar dengan cepat ke seluruh wilayah kota Jakarta. Kota Jakarta menjadi membara oleh amukan masa demontran. Selanjutnya demo menjalar ke seluruh kota besar di tanah air. Karena tekanan amat dahsyat yang dilakukan mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat kepada pemerintah, akhirnya pada sekitar tgl. 20 Mei Th. 1998 pemerintahan orde baru tumbang dengan lengsernya Presiden Suharto dari singgasanya.
Perjuangan bangsa Indonesia untuk memperbaiki ekonomi kehidupan rakyat terus dilanjutkan oleh pemerintahan di masa reformasi. Yang dimulai oleh pemerintahan di bawah pimpinan Presiden B.J. Habibie, Gus Dur, Megawati sampai Susilo Bambang Yudoyono ( SBY ). Perhatian terhadap rakyat kecil mulai dilaksanakan dengan mengalirnya bantuan dari pemerintah ke rakyat kecil. Contohnya orang kecil menerima bantuan uang tunai dari uang kompensasi kenaikan harga minyak tanah, bantuan bahan sembako dengan cara membeli dengan harga murah, bantuan uang tunai BLT dan sebagainya. Ini membuat rakyat lega atau puas karena di jaman orde baru bantuan tersebut jarang terjadi.
Itu semua merupakan bukti bahwa bangsa Indonesia terus berjuang untuk menyejahterakan kehidupan rakyat terutama rakyat kecil sampai kapan pun.
Sang Waktu
Sang waktu berjalan tanpa ada yang mampu menghalanginya. Hari Minggu terasa seakan baru kemarin, sekarang sudah sampai hari Minggu lagi.
Disamping itu, aku belum bisa memanfaatkan waktu secara maksimal. Masih banyak waktu yang terbuang untuk kegiatan tidak berguna. Akibatnya tertinggal jauh dengan teman lain.
Mulai sekarang aku harus mempunyai komitmen untuk belajar menghargai waktu. Sebaiknya waktu dipergunakan buat kegiatan belajar, bekerja, istirahat dan hubungan sosial secara seimbang. Dengan sikap disiplin semoga kesuksesan dapat tercapai.b
Malam Bulan Ramadhan
Buktinya orang cenderung berbuat amal baik dengan ikhlas dan penuh semangat melebihi bulan lain.
Malam Bulan Ramadhan
KEADAAN ORANG BERPUASA
Siang hari suhu udara terasa panas. Bagi orang yang berpuasa memang terasa berat. Rasa haus, lapar, kepala pusing, mengiringi orang yang sedang menjalankan puasa. Ini juga sedikit mengganggu kelancaran aktivitas sehari-hari. Meskipun begitu, kewajiban berpuasa terus berjalan sebagaimana biasanya. Itu memang merupakan ujian bagi orang yang beriman. Mudah-mudahan puasanya diterima oleh Allah swt. dan ditingkatkan derajat iman dan taqwanya. Dan orang yang sedang menjalankan puasa mendapatkan anugerah gelar orang yang muttaqin.
TIMBULNYA PERASAAN HEROIK
teringat perjuangan para pahlawan dalam membela ibu pertiwi dari kaum penjajah. Mereka rela gugur sebagai kusuma bangsa.
Perjuangan mereka tidak terlupakan oleh sejarah. Sejarah telah mencatat dengan tinta emas atas pengobanannya.. Seluruh bangsa Indonesia mengenangnya sepanjang masa. Karena hanya bangsa b erjiwa besarlah yang mau menghargai jasa para pahlawan. Ini sesuai dengan ajaran Bung Karno yang terkenal dengan istilah " Jasmerah " dari singkatan
jangan sekali-kali nmeninggalkan sejarah.
Senja Tiba
MENJELANG PEMILU
Biar pikiran jadi tenang
Buat meresapi visi kampanye dengan tenang
Untuk menentukan pilihan dengan tenang
Siapa yang berjanji
Harus berusaha ditepati
Supaya dapat dipercaya diri
Demi menjunjung harga diri
Itu namanya sikap satria
Bela kepentingan rakyat jelata
Disertai sikap arif bijaksana
Dengan harapan cita-cita terlaksana






